Nusa Selayar: Sejarah & Kebudayaan Masyarakat di Kawasan Timur Nusantara

Spesifikasi Buku:

  • Judul: Nusa Selayar: Sejarah dan Kebudayaan Masyarakat di Kawasan Timur Nusantara
  • Pengarang: Ahmadin
  • Penerbit: Rayhan Intermedia
  • Sampul: Soft Cover
  • Ukuran: 14 x 21 cm
  • Tebal: 403 hlm

Deskripsi Buku:

Kabupaten Kepulauan Selayar (Pulau Selayar) dalam Sejarah Nusantara, memiliki arti penting terutama dalam aktivitas perdagangan maritim. Sejarawan Maritim ternama Indonesia, Edward L. Poelinggomang saat memberi kata pengantar buku karya Ahmadin berjudul “Pelautkah Orang Selayar?” menulis bahwa Masyarakat Selayar telah lama terlibat dalam dunia perdagangan maritim. Menurut dosen Sejarah Universitas Hasanuddin dan alumni Vrije Universitet Amsterdam, Belanda ini, ketika Vietnam mendapat serbuan dari Cina abad ke-2 SM, penduduknya melarikan diri dan berlayar dengan produk budayanya yang terkenal, yakni nekara dan tiba di Selayar. Kapan kehadiran pelarian dari Vietnam itu di Selayar belum dapat diketahui dengan pasti. Namun bukti kehadiran mereka itu adalah ditemukannya Nekara, tipe Heiger IV di Selayar.

Kenneth R. Hall yang pernah mengkaji kegiatan perdagangan pada periode awal, juga menyatakan bahwa pada ke-13, wilayah kepulauan ini (Selayar) berada dalam Zona Perdagangan Maritim Laut Jawa yang berada dalam hegemoni Kerajaan Majapahit di Jawa Timur.

Dalam naskah Negara Kartagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca pada 1364, Selayar juga dikisahkan dihampiri dan disinggahi oleh armada dagang Majapahit yang melakukan perdagangan maritim di kepulauan ini.

Bukti lain mengenai peran penting Selayar dan hubungannya dengan dunia luar, yakni hasil pengamatan terhadap temuan fragmen-fragmen keramik di Gantarang Lalang Bata Selayar diketahui berasal dari Dinasti Yuan (abad XIII dan XIV). Pun dalam naskah hukum perdagangan dan pelayaran “Ammana Gappa”, menyebut Selayar sebagai salah satu tujuan niaga. Bahkan hasil riset C. Heersink, menyebut Selayar sebagai penghasil emas hijau (kelapa) yang membuat daerah ini penting dalam aktivitas ekonomi (perdagangan).

Lalu bagaimana dinamika masyarakat lokal di Selayar dan hubungannya dengan dunia luar di masa lalu?. Buku ini membahas sejarah kerajaan-kerajaan di Nusa Selayar, masuk dan berkembangnya agama-agama, hubungan Selayar dengan dunia luar, kuasa kolonial di Selayar, gejolak politik pasca proklamasi kemerdekaan, dan perkembangan pemerintahan dari daerah otonom menjadi kabupaten.

0 thoughts on “Nusa Selayar: Sejarah & Kebudayaan Masyarakat di Kawasan Timur Nusantara

  1. Widya Larasati berkata:

    Phasellus venenatis tempor massa id mattis. Suspendisse et viverra turpis. Nullam et mattis quam, ut placerat ante. Suspendisse sed ex in tellus porttitor molestie. Cras elementum fringilla libero id convallis.

    1. Pak Prabu berkata:

      Praesent consectetur purus sed risus molestie porta. Integer leo diam, pretium auctor tellus a, semper laoreet urna. In vestibulum ante quis laoreet volutpat.

  2. Noor Laila berkata:

    In vestibulum ante quis laoreet volutpat. In lacus lacus, ultrices at leo vitae, fringilla blandit quam.

Tinggalkan Balasan ke Noor Laila Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *